| Kota Solo Diajukan Masuk UCCN, Berikut Serba-Serbinya

| Berita dan pengumuman lainnya

KARANGANYARNEWS - Kesiapan Kota Solo, Jawa Tengah sebagai UNESCO Creative Cities Network atau UCCN yang akan diajukan kembali di tahun 2023, mendapatkan dukungan penuh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. 

Menparekraf Sandiaga menjelaskan,  Solo sudah dua kali mengajukan sebagai UCCN, namun belum mendapatkan pengakuan lantaran ada beberapa dokumen yang perlu dilengkapi. Berikut 4 serba-serbi yang diperhatikan untuk mendukung pengajuan UCCN bagi Kota Solo, seperti disalin dari Siaran Pers Kemenparekraf

1. Tunjuk Deputi 

Untuk membantu proses pengajuan, mulai dari kelengkapan data serta  informasi, Menparekraf menunjuk Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf / Baparekraf, Vinsensius Jemadu serta Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf / Baparekraf, Hariyanto untuk mengawal agar prosesnya dapat membuahkan hasil positif tahun depan, sehingga para pelaku seni pertunjukkan yang sudah vakum dua tahun segera bisa terfasilitasi, terbuka peluang usaha dan lapangan kerja. 2. Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan

Workshop yang diselenggarakan di The Purwohamijayan, Solo, Sabtu (2/7/2022)  ini menghadirkan ruang diskusi antara Kemenparekraf, Pemerintah Kota sehingga pelaku seni pertunjukkan di Solo mampu menemukan inovasi, ide atau langkah strategis yang membawa Solo mendapat pengakuan UNESCO sebagai Creative Cities Network kategori seni pertunjukan.

3. Dampak Besar Legitimasi dari UNESCO akan memberikan dampak besar terhadap  keberlanjutan dan kelestarian potensi seni dan budaya, sekaligus menjadi sarana promosi efektif, sehingga minat wisatawan untuk datang ke Solo akan meningkat dan masyarakat lebih sejahtera.

4. Dipantau UNESCO

Apabila legitimasi sudah ada, otomatis akan menjadi ekosistem yang dipantau langsung UNESCO untuk melestarikan seni pertunjukkan, budaya serta kegiatan-kegiatan event tahunan yang akan diadakan di kota Solo.

Sementara Indonesia sendiri sudah memiliki tiga kota yang mendapatkan predikat UCCN yakni Pekalongan untuk kategori crafts and folk art, Bandung kategori desain, serta Ambon kategori musik.