| Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Kriya Jadi Subsektor Unggulan Pelaku Ekraf Asal Tangsel

| Berita dan pengumuman lainnya

SERPONG, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa Tangerang Selatan memiliki potensi produk ekonomi kreatif (ekraf) yang unggul. 

Hal tersebut diungkapkan saat dirinya berkunjung ke Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia yang berlokasi di Jalan Raya Victor No.81, Buaran, Serpong, Tangsel, Selasa (7/6/2022). Menurutnya, banyak sekali produk hasil tangan warga Tangsel yang bernilai tinggi. 

"Tadi kita lihat ya, itu salah satu yang bisa kita unggulkan. Tadi saat dilihat, ternyata banyak binaan Bu Wakil juga nih di Dekranasda. Salah satunya tadi kita lihat ada produk fashion, kuliner, lalu produk kriya," ujar Menteri Sandiaga Uno. 

Sandiaga pun memberikan apresiasi kepada warga Tangsel, khususnya para pelaku UMKM di Tangsel. 

Dari karya hasil tangannya, mampu menciptakan suatu produk dengan budaya lokal yang tinggi. 

Hal itu, tak dapat dipandang sebelah mata. Selain mampu meningkatkan perekonomian, geliat usaha ini juga mampu melahirkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. 

"Ternyata ibu-ibu ini sangat mampu untuk berkreasi, produktif, dan meningkatkan produk budaya lokal sehingga dapat melahirkan lapangan kerja yang berkualitas," terangnya. 

Dari berbagai macam jenis produk ekraf yang ada, dalan kesempatan ini Menteri Sandiaga Uno juga memilih sejumlah produk asli Tangsel untuk dipasarkan secara Nasional
 
"Yang dipilih di sini adalah subsektor kriya. Jadi ini yang akan kita kembangkan," ungkapnya. 

Senada dengannya, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan bahwa banyak sekali pelaku usaha bergeliat di wilayahnya. 

Besarnya potensi UMKM di wilayahnya pun bukan hanya isapan jempol. Namun, secara signifikan sektor tersebut telah menggerakkan perekonomian Tangsel. 

"Potensinya besar sekali. Sekarang gini, di pariwisata sendiri, seperti kafe, restoran, dan termasuk hotel target (PAD) mencapai Rp300 miliar. Tiap tahun pun terealisasi, tapi kemarin saat Covid-19 menurun. Lalu sekarang tingkat pertumbuhan ekonomi telah naik kembali menjadi 5 persen, padahal kemarin sempat turun hingga minus 1 persen," paparnya. 

Dengan potensinya itu, Pilar yakin PAD yang dihasilkan oleh sektor pariwisata dan UMKM mampu melampaui target. 

"Saya yakin di akhir tahun saat tutup buku ini mungkin bukan 100 persen dari target, tapi bisa lebih dari pada itu. Karena pada triwulan pertama ini saja, pajak yang masuk dari resto dan kafe itu sudah mencapai 50 persen," imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Truetami Ajeng Soeditomo merasa bersyukur atas dukungan penuh yang diberikan oleh Menparekraf Sandiaga Uno. 

"Kami juga sangat menyambut baik hal tersebut, karena untuk di ranah nasional tentu kami membutuhkan pihak kementerian," ungkapnya di lokasi yang sama. 

Atas pilihan tersebut, Truetami menyebut akan menonjolkan seluruh produk subsektor kriya yang dimiliki Tangsel. 

"Kalau untuk spesifiknya apa, nanti kami akan lakukan kurasi dari Dekranasda Tangsel," imbuhnya. 

Agar melahirkan produk yang ciamik, kata Truetami, Dekranasda akan melakukan pembinaan terhadap seluruh pelaku usaha. 

"Binaannya kaya tadi ada banyak subsektor. Jadi enggak hanya fashion atau kriya saja, tapi dari berbagai aspek. Kuliner, ada Food and Beverage (FnB) juga, fashion, dan ada banyak lagi," tandasnya.